20120125

Pesawat kepresidenan RI terbaru





Jakarta - Tahun depan rencananya Presiden RI sudah bisa menggunakan pesawat kepresidenan yang telah dibeli, Boeing Business Jet (BBJ) 2. Burung besi mewah ini banyak digunakan sebagai pesawat pribadi para eksekutif perusahaan besar dan kepresidenan. Seperti apa pesawat ini?


BBJ 2 /www.aerospace-technology.com
   
Dari http://www.aerospace-technology.com, BBJ 2 merupakan evolusi dari keluarga BBJ. Dibandingkan BBJ 1, volume kabin pesawat ini 25 persen lebih besar dan volume kargonya juga ditambah hingga 100 persen. Kehebatan pesawat ini, bisa terbang menempuh jarak jauh nonstop dari New York ke London, Moskow atau Dubai atau London ke Rio de Janeiro, Johannesburg, Singapura atau Tokyo.

Pesawat ini diproduksi di pabrik manufaktur Boeing Commercial Airplane Group di Renton, Washington, AS. Pesawat dibuat dengan skema patungan atau joint venture antara Boeing dengan General Electric. Kerja sama dibuat sebagai respons pada tingginya permintaan pasar akan pesawat yang memiliki jangkauan terbang lebih dari 6.000 mil.

BBJ dibuat dengan mendasarkan pada seri Boeing 737-700 dengan sayap yang disesuaikan dengan sayap seri -800. Sedangkan BBJ 2 dibuat dengan mendasarkan pada seri Boeing 737-800. Namun dibanding 737-800, pesawat ini memiliki jangkauan dan kecepatan yang lebih tinggi. Tingkat kebisingan dan emisinya pun lebih rendah ketimbang anggota Boeing 737 lainnya.

Badan pesawat terbang ini dibuat dengan menggunakan struktur aluminium. Sayap dan ekor pesawat juga menggunakan campuran aluminium. Pesawat itu didesain agar turbulensi udara dalam pesawat berkurang, sehingga dapat meningkatkan jarak tempuh bahan bakar, jangkauan dan ketinggian.

BBJ 2 diluncurkan pada Oktober 1999, dan diserahkanterimakan pertama kali pada Maret 2001. Ada 13 BBJ yang telah diserahterimakan.


Begitu pesawat ini diserahkan oleh pabrik pembuat, pembeli memilih sendiri perusahaan desain interior. Sebab BBJ diserahkan dalam 'kondisi hijau', yang artinya tidak dicat dan belum ada kelengkapan interior. Nantinya pusat penyelesaian pesawatlah yang akan memasang interior dan melukis pesawat.

Bobot pesawat ini dapat ditekan dengan penggunaan bahan komposit dengan grafit, kevlar dan karbon yang diperkuat plastik untuk lift, aileron dan kemudi. Dalam keadaan kosong, pesawat 737-800 berbobot 45.730 kg, namun pada saat terbang bobot maksimalnya 79.015 kg.

Pesawat ini memiliki dua mesin turbofan CFM56-7B27 yang dikembangkan oleh CFM International, sebuah perusahaan yang dibentuk bersama oleh General Electric dari Amerika Serikat dan Snecma dari Perancis. Pesawat ini juga mampu menjangkau tambahan waktu 180 menit saat terbang. Dengan digunakannya mesin ganda (ETOPS), pengguna bisa mendapatkan rute yang lebih cepat.

Roda pendaratan pesawat dioperasikan secara hidrolik. Landing gear juga dilengkapi dengan oleo-peredam kejut pneumatik yang dipasok oleh Boeing. Pesawat generasi baru ini memiliki 3 hingga 10 tangki bahan bakar tambahan.








Sumber:detiknews

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar